Bisakah Seorang Idealis Berjiwa Sosial Bisa Hidup Layak?

6 Agustus 2008 02.46

GW belum bisa tidur neh, baru dari warnet donlot lagunya Cinta Laura,mantap!Kepikiran aja abis mengunjungi blognya Cune. Di blognya dia bilang dia bakal magang di SD Sukadamai III Bogor. Terus apa hubungannya ma judul diatas?

Pas gw tau dia bakal magang gitu, gw jadi kepikiran, pengen juga ya ikutan terlibat di sekolahan2 non elit, SD Inpres dengan bangunan seadanya yang kalo ada kambing kebelet kawin niscaya bangunannya bisa roboh kena tuh kambing.

Pengen rasanya jadi guru yang pernah Andrea Hirata temuin waktu SD, guru yang bukan hanya mengajar, tapi juga mendidik, menjadi sahabat, dan mentor spiritual mereka. Dan semua itu kan pikiran idealis berjiwa sosial. Masalahnya gw ga siap deh jadi orang kayak gitu walaupun gw kayaknya punya itu dari bokap gw.

Asli deh bokap gw menurut gw sih idealis berjiwa sosial. Beliau ga pernah kerja di kantoran. Kalo kata dia sih kantoran gitu banyak korupsinya. Terus sekarang lagi belajar pijat refleksi dan hebatnya dia praktekin ke pasien siapa aja tanpa minta bayaran. Idealis sih, tapi jadinya tidak menghasilkan uang yang siapapun tau “Uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang.”

Yaa..dari dulu pe sekarang keluarga gw ga bisa dibilang kaya sih, cukuplah. Kalo perlu apa-apa mah ada aja rejekinya dan gw bersyukur akan hal itu. Tapi kok aneh ya, dunia ini adil ga sih?orang yang idealis berjiwa sosial kan memberi manfaat bagi banyak orang, tapi dari sisi materil mereka orang yang terpinggirkan. Contoh guru SD-nya Andrea Hirata yang hidup seadanya. Atau bapaknya Rangga di AADC (walaupun fiksi sih), dan atau Bapak Kepsek (lupa namanya) yang selain jadi kepsek beliau juga pemulung (gw pernah liat beliau di acara Kick Andy!), Bung Hatta sang proklamator. Dan banyak orang hebat lainnya yang hidup seadanya tanpa bermewah-mewahan tapi punya andil besar buat orang-orang disekitarnya.

Dan kini kita liat orang yang ga idealis dan tidak berjiwa sosial yang gampang kita temui di gedung-gedung Senayan. Cuman mementingkan perutnya, syahwatnya. Ngomongnya wakil rakyat, kenyataanya ga lebih sekadar budak perut dan syahwatnya. Pernahkah mereka memikirkan kesejahteraan rakyat?mungkin kata rakyat yang tepat buat mereka sih ga lebih dari partainya, perut dan lagi-lagi syahwat.

Adakah jalan bagi mereka orang-orang idealis berjiwa sosial untuk bisa hidup lebih layak sebagaimana mereka diberikan pahala kebajikan yang besar dari Tuhan-nya?kayaknya lebih baik kita balik ke zaman batu dimana interaksi sosial lebih manusiawi daripada zaman sekarang.

4 Comments

Filed under Light~Life

4 responses to “Bisakah Seorang Idealis Berjiwa Sosial Bisa Hidup Layak?

  1. heningsept

    temen gw jg bertanya2 hal serupa. Pengen aktif di sektor ketiga (LSM), ngelola rumah belajar, dll.. tapi.. terbentur ama dana.. Pergi sana sini butuh ongkos, tiap hari perlu makan, dll.

    Menurut gw ini menunjukkan pentingnya ‘hidup bersama orang baik’ atau bahasa kerennya berjama’ah. Karena kebaikan harus direncanakan. Masa kalah ama kejahatan n perusakan moral yg terencana.

    Baiknya kita (kita?) sebagai org Islam merencanakan kebaikan sama2 dengan membagi peran. Untuk ranah negara ada yg jadi politisi, relawan, dan ada sang penyandang dana a.k.a the businessman.

    Kalo tujuannya satu, buat kebaikan bersama, insya Allah bisa.

    Hehe.. mari bercita2..

  2. lightbreath

    Yah, memang yang paling ideal kaya gitu, butuh kesadaran dan rasa kepercayaan yang tinggi untuk mencapai level itu. Itu susah tapi bukan mungkin kok =D!

    Dan gw akan menjalankan bagian gw sebaik-baiknya karena gw yakin orang lain pun menjalankan bagiannya dengan segala kemampuannya.

  3. Sebagai orang awam, aku terharu sekali baca ini.
    Pay, selamat menjalankan bagianmu sebaik-baikya.

    • lightbreath

      haih, Kang Awam lagi, yah begitulah Kang, pengen banget bisa idealis, yang bisa saya lakukan sih ya berusaha aja dan berdoa…dan berharap smoga orang lain bisa mengerti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s