Dinding Udara

Wajah itu tak asing
Tajam, tegas, terpagari
Tapi kita tak pernah bertemu sebelumnya, sayang

Ada dinding disana, tak kasat mata
Mengejek susah bagi yang menerawang
Hahaha…itu saja

Bibirmu berucap seperti apa yang bibirku ucapkan
Kita sama, tapi jelas berbeda

Kemana yah perginya keberanian
Mungkin tertelan hingar bingar nada
berarak disambut ratusan gelombang

Baiklah, kunikmati saja dibalik dinding udara
Ditemani segaris senyum, sampai menghilang

Leave a comment

Filed under Light~Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s